Minggu, 06 Agustus 2017

PT Equityworld Pusat: Greenback menguat terhadap sekeranjang enam mata uang setelah naik 0,75 persen pada rabu.

Greenback menguat terhadap sekeranjang enam mata uang setelah naik 0,75
persen pada rabu. Dolar menguat dari level terendah dalam 15 bulan
setelah data menunjukkan nonfarm payrolls dan upah meningkat di Amerika
Serikat pada bulan juli. Greenback juga didukung oleh komentar dari
Dewan Ekonomi Nasional sutradara Gary Cohn bahwa pemerintah AS bekerja
pada sebuah rencana pajak yang akan membawa keuntungan perusahaan
kembali ke Amerika Serikat. Baca: PT Equityworld Pusat : Emas Turun di Asia karena Dolar AS membebani sentimen



Tapi
mendorong angka tenaga kerja dan rencana pajak prospek gagal menambah
momentum lebih lanjut terhadap dolar karena kekhawatiran berubah
terhadap risiko masih terkendalinya inflasi.



"Sedangkan kelemahan
dari dolar AS mungkin akan dibatasi oleh nonfarm payrolls as dalam
jangka pendek, nasib greenback masih tergantung pada inflasi ke depan
evolusi," Mizuho Bank mengatakan dalam sebuah catatan.



"Futures-tersirat
kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan desember melayang-layang di
sekitar 40 persen, karena pasar menanti rilis inflasi (PPI dan CPI)
pekan ini untuk lebih banyak bukti dari inflasi yang mengambil," Mizuho
Bank mengatakan.



Indeks harga produsen AS angka untuk bulan juli
akan dirilis pada hari kamis dan angka indeks harga konsumen yang
dirilis pada hari jumat.



"Kami melihat terdapat potensi di
emerging market mata uang Asia pada saat ini panggung karena tidak ada
tanda-tanda akan terjadi tekanan inflasi di AS," Scotiabank mengatakan
dalam sebuah catatan.



Di Asia, peso Filipina memimpin penurunan,
turun 0,3 persen setelah dua sesi berturut-turut mengalami kenaikan. Hal
ini diikuti oleh won korea yang terpukul karena dolar menguat.



Di
mata uang regional lainnya, yen sedikit berubah. Cadangan devisa jepang
naik di bulan juli dibandingkan dengan bulan sebelumnya tetapi gagal
untuk mengalahkan tingkat hit tahun lalu, data dari Departemen Keuangan.
Taiwan cadangan devisa di sisi lain naik dari tahun sebelumnya dan
terhadap bulan sebelumnya, mengangkat dolar Taiwan sentuhan yang lebih
tinggi.



RUPIAH



Rupiah diperdagangkan sedikit lebih rendah
setelah produk domestik bruto Indonesia (PDB) tumbuh 5,01 persen pada
kuartal tersebut, sedikit meleset dari perkiraan analis. Sebuah jajak
pendapat Reuters pola 5,10 persen pertumbuhan tahunan untuk tiga bulan
yang berakhir pada bulan juni. Pertumbuhan ekonomi tahunan di ekonomi
terbesar Asia Tenggara telah melayang sekitar 5% di setiap kuartal sejak
awal 2014, dan banyak analis mengatakan bahwa langkah ini tidak cukup
untuk melarikan diri yang disebut middle income trap.



"Akhirnya,
pengeluaran pemerintah telah mengambil (meskipun kurang dari yang
diharapkan). Hasilnya, PDB Q2 akan didukung, tidak didorong. Meskipun
demikian, prospek pertumbuhan yang lebih konstruktif," Mizuho Bank
mengatakan catatan.



Tabel berikut menunjukkan harga untuk mata uang Asia terhadap dolar pada 0511 GMT. MATA UANG VS DOLAR AS



Mata uang penawaran Terbaru Sebelumnya Pct



hari
Bergerak yen Jepang 110.700 110.67 -0.03 Bernyanyi dlr sebesar 1,361
1.3606 -0.01 Taiwan dlr 30.206 30.220 +0.05 won korea 1126.900 1125
-0.17 Baht 33.260 33.246 -0.04 Peso 50.305 50.16 -0.29 Rupiah 13319.000
13315 -0.03 Rupee 63.678 63.58 -0.15 Ringgit 4.280 4.277 -0.07 Yuan
6.724 6.7295 +0.09



Perubahan sejauh ini pada tahun 2017 mata Uang penawaran Terbaru Akhir 2016 Pct



Bergerak
yen Jepang 110.700 117.07 +5.75 Bernyanyi dlr sebesar 1,361 1.4490
+6.49 Taiwan dlr 30.206 32.279 +6.86 won korea 1126.900 1207.70 +7.17
Baht 33.260 35.80 +7.64 Peso 50.305 49.72 -1.16 Rupiah 13319.000 13470
+1.13 Rupee 63.678 67.92 +6.66 Ringgit 4.280 4.4845 +4.78 Yuan 6.724
6.9467 +3.32 (Pelaporan oleh Hanna Paulus; Editing oleh PT Equityworld Pusat)

Blog News PT Equityworld Futures - News & Publication Event

Tidak ada komentar:

Posting Komentar